IGI Bantul: Nilai UKG Terendah di Usia 50-60 Tahun

IGI Bantul Nilai UKG Terendah di Usia 50-60 Tahun

Data hasil Ujian Kompetensi Guru (UKG) 2015 menunjukkan bahwa nilai UKG

untuk guru menurun. Hal ini sesuai yang disampaikan Wakil Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Daerah Bantul, Sabjan Badio bahwa nilai UKG terendah berada di uisa 50-60 tahun. Selanjutnya terjadi penurunan untuk guru berusia di atas 41-45 tahun.

“Data tersebut tidak boleh diterima begitu saja. Harus ada usaha untuk mengatasinya. Inilah di antara alasan keberadaan IGI, yakni turut berkontribusi dalam peningkatan kompetensi guru,” ungkap Sabjan yang hadir mewakili Ketua IGI Bantul yang tidak hadir karena sedang menjalani diklat calon kepala sekolah.

 

Diungkapkan lebih lanjut, terkait program peningkatan kompetensi guru itu,

IGI telah menyelenggarakan program Satu Guru Satu Laptop (Sagusala), Satu Guru Satu Tablet (Sagusatab), Satu Guru Satu Inovasi (Sagusanov), Bersama IGI Bisa Android (Sagisandro), Gerakan Indonesia Membaca, Gerakan Indonesia Menulis, Gerakan Guru Melek Internet, dan lain-lain yang diwujudkan dalam bentuk seminar, pelatihan, dan pembiasaan.

“Bahkan, di IGI Bantul, kita menggagas program satu guru satu naskah. Pada program ini, diharapkan guru-guru IGI memiliki tulisan, apapun bentuknya,” jelas Sabjan. “Sementara itu, untuk program terdekat, IGI Bantul akan menyelenggarakan pelatihan pembuatan media pembelajaran,” lanjutnya.

Namun, tambahnya, data lain menunjukkan bahwa nilai UKG usia 25 tahun ke bawah

adalah 56,56 untuk laki-laki dan 58,16 untuk perempuan. Setelah itu, terjadi peningkatan pada pusia 41-45 tahun, yakni 60,36 untuk laki-laki dan 58,72 untuk perempuan

 

Sumber :

https://appliedanimalbehaviour.com/