SMKN 13 Bandung Raih Penghargaan Sekolah Keren Nasional

SMKN 13 Bandung Raih Penghargaan Sekolah Keren Nasional

Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 13 Bandung meraih penghargaan Sekolah Keren Nasional dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tahun 2017. Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMKN 13 Bandung, Tita Heriyati menyebutkan, penghargaan Sekolah Keren tersebut diperoleh melalui berbagai indikator. Antara lain, peran sekolah kepada masyarakat dalam mengembangkan kompetensi individu, melibatkan peran orangtua kepada siswa, peran siswa terhadap kebersihan lingkungan, dan membantu pemerintahan (kelurahan, red) di wilayah sekolah.

“Seperti, pelatihan yang diadakan sekolah untuk membantu pegawai kelurahan agar mengerti

pembuatan email dan penggunaan internet yang baik. Hal ini biasanya dibantu oleh guru dan siswa sesuai jurusannya masing-masing. Contohnya saat kelurahan menggelar acara, biasanya siswa yang menjadi pengisi acara tersebut,” ujarnya saat ditemui di SMKN 13 Bandung, Jln. Soekarno-Hatta KM 10, Kota Bandung, Selasa (16/4/19).

Turut berkontribusi dan berperan aktif di masyarakat menjadi poin yang dinilai dalam pemilihan Sekolah Keren ini. Tak hanya itu, SMKN 13 juga mencetak banyak prestasi. Staf Humas SMKN 13 Bandung, Maya Kusumayanti mengatakan, hampir setiap pekan siswanya membawa piala dan piagam penghargaan dari berbagai kejuaraan.

Terhitung mulai September 2018 hingga April 2019, sekolah ini mencetak 24

kejuaraan baik di bidang akademik maupun non-akademik. Di antaranya, Juara Umum Lomba Baris Berbaris Tingkat Provinsi Jawa Barat, Juara 1 Festival Literasi Jawa Barat, Juara 1 Lomba Membaca dan Menulis Puisi Bulan Bahasa, Juara 1 dan Favorit Dinamik UPI, Juara Arka Enduro Championship serta banyak lagi kejuaraan yang diikuti dalam kurun waktu 1 tahun.

“Sebenarnya tidak ada program khusus yang kami berikan. Tetapi, pihak sekolah selalu memotivasi dan mendukung penuh peserta didik untuk tetap berkreasi hingga berhasil meraih prestasi dan membanggakan sekolah,” ujar Maya.

Tak hanya itu, sekolah juga mengangkat berbagai keunggulan lainnya. Antara lain, pengelolaan sekolah yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia Pendidikan dan SNN ISO 9001 2008 serta Sekolah Adiwiyata berbasis budaya lingkungan. Bahkan, pelaksanaan ujian nasional dalam bentuk online telah diselenggarakan sejak 2009 dan UNBK pada 2015. Selain itu, sekolah juga menyajikan peralatan praktik one tools one student.

“Walaupun tergolong sekolah kejuruan yang memiliki jurusan paling sedikit di Bandung

, tetap saja kami menekankan kualitas kompetensi siswa. Misalnya, dengan memberi pelayanan dan menjalin kerjasama dengan beberapa industri untuk menjalankan praktik industri kepada setiap siswa,” tuturnya.

Bahkan, hasil infografis dari penulusuran yang dilakukan SMKN 13, siswa yang siap bekerja selalu menduduki peringkat tertinggi. Sisanya memilih melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi dan berwirausaha.***

 

Baca Juga :